Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

I LOVE YOU MY LOVELY MOM

Aku lahir dari perut ibu..

(bukan kata org...memang betulKAN......)

Bila dahaga, yang susukan aku....ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku....ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu
Bila bangun tidur, aku cari....ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu
Bila nakal, yang memarahi aku....ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma....ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu
Bila takut, yang menenangkan aku....ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk....ibu
Aku selalu teringatkan ....ibu
Bila sedih, aku mesti telepon....ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil... "ibuuuuu! "
Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga....ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal.....ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku...ibu
Yang selalu memuji aku....ibu
Yang selalu menasihati aku....ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta
persetujuan.....ibu

Aku ada pasangan hidup sendiri....


Bila senang, aku cari....pasanganku
Bila sedih, aku cari....ibu

Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu

Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat....ibuku

Bila ingin berlibur, aku bawa....pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu

Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"

Selalu.. aku ingat pasanganku
Selalu.. ibu ingat aku

Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
Entah kapan... aku ingin telepon ibu

Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu


Renungkan:
"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja... masih ingatkah kau pada
ibu?

Tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".

Berderai air mata jika kita mendengarnya........

Tapi kalau ibu sudah tiada..........

IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....

Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya...... .
Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis ibunya....
Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
dan akhir sekali berapa banyak yang men-DOA-kan JENAZAH ibunya......
Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam didapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.
Upah membantu ibu:
1) Membantu pergi belanja : Rp 4.000,-
2) Membantu jaga adik : Rp 4.000,-
3) Membantu buang sampah : Rp 1.000,-
4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 2.000,-
5) Membantu siram bunga : Rp 3.000,-
6) Membantu sapu sampah : Rp 3.000,-
Jumlah : Rp 17.000,-

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak , kemudian si ibu mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1) Biaya mengandung selama 9 bulan - GRATIS
2) Biaya tidak tidur karena menjagamu - GRATIS
3) Biaya air mata yang menitik karenamu - GRATIS
4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu - GRATIS
5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu - GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS


Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata,"Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis "Telah Dibayar Lunas" ditulisnya pada muka surat yang sama.

From :Devi Wulandari
read more “I LOVE YOU MY LOVELY MOM”

Hal Keabadian

Alkitab tidak pernah menjanjikan kehidupan orang yang percaya bebas dari kesedihan, kesulitan atau kegagalan. Namun, Alkitab berjanji bahwa mereka yang percaya kepada Yesus Kristus akan memiliki Sahabat dalam perjalanan yang membatu, mendorong, dan memberi kekuatan dalam segala hal yang terjadi dalam hidup mereka. Dia adalah PRIBADI yang pernah berjanji:
“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata, “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Ibrani 13 : 5, 6)
Untuk memiliki keyakinan ini kita harus menjalani hidup. Dan itu adalah jawaban bagi pertanyaan dunia kita. Dialah Perlindungan kita. Jika kita mengenal Kristus, izinkan Dia membangun harapan akan hadiratNya dalam pengalaman hidup kita.
Jika anda belum percaya kepada Kristus, anda tahu bahwa dunia ini penuh dengan kesulitan dan kesengsaraan. Namun, anda tidak perlu menghadapinya sendirian. Yesus Kristus telah dating untuk memulihkan hubungan kita dengan Allah dan untuk memberikan kepada kita hidup hidup yang mempunyai tujuan dan arti, baik sekarang dan selama-lamanya.
Rasul Yohanes menulis :
“Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3 : 16).
Dengan menerima kasih dan pengampunan Allah, anda akan memiliki hubungan yang baru dengan Kristus. Dia sungguh-sungguh Penolong dan Harapan yang anda butuhkan dalam hidup dan untuk kekekalan.
read more “Hal Keabadian”

Apakah Tuhan betul-betul ada? Bagaimana saya tahu bahwa Tuhan itu betul ada?

Kita tahu bahwa Tuhan betul-betul ada karena Dia telah menyatakan diriNya kepada kita dengan tiga cara: dalam penciptaan, melalui firmanNya dan dalam diri AnakNya, Yesus Kristus.

Bukti paling dasar dari keberadaan Tuhan adalah apa yang telah Dia ciptakan. “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka [orang-orang yang tidak percaya] tidak dapat berdalih” (Roma 1:20). “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya” (Mazmur 19:2).

Kalau saya menemukan sebuah jam tangan di tengah lapangan, saya tidak akan menganggap bahwa jam tangan tsb “muncul” begitu saja, atau memang sudah ada dengan sendirinya. Berdasarkan desain dari jam tangan tsb saya mengasumsikan bahwa ada orang yang mendesain jam tangan itu. Namun saya melihat ada desain dan ketepatan yang lebih agung dalam dunia sekitar kita. Cara kita menghitung waktu bukan berdasarkan pada jam tangan, namun berdasarkan karya agung Tuhan, perputaran bumi (dan kandungan radioaktif dari atom Cesium-133). Alam semesta menyatakan desain yang luar biasa, dan semua ini memperlihatkan adanya sang Desainer Agung.

Jikalau saya menemukan berita yang disandikan, saya akan mencari seorang pemecah sandi untuk memecahkan kode berita itu. Asumsi saya adalah bahwa pasti ada seorang pengirim berita, seseorang cerdas yang menciptakan kode itu. Bagaimana kompleksnya “kode” DNA dalam setiap sel tubuh kita? Bukankah kompleksitas dan tujuan dari DNA menyatakan adanya Penulis kode yang berakal budi?

Bukan saja Tuhan telah menciptakan dunia yang begitu kompleks dan teratur, Dia juga telah menanamkan rasa kekekalan dalam diri setiap insan (Pengkhotbah 3:11). Umat manusia memiliki naluri yang tajam bahwa hidup ini bukan hanya yang kelihatan saat ini saja; bahwa ada suatu keberadaan yang melampaui apa yang ada di bumi ini. Naluri kekekalan kita menyatakan diri dalam paling sedikit dua hal: hukum dan penyembahan.

Setiap peradaban dalam sejarah memiliki aturan-aturan hukum tertentu yang secara mengejutkan memiliki kesamaan dari budaya yang satu ke budaya lainnya. Contohnya kasih dihargai di mana-mana, sementara kebohongan dicela secara universal. Ini adalah moralitas umum, suatu pengertian global mengenai benar dan salah, yang menunjuk pada Dia, Pribadi yang Bermoral Tertinggi, yang memberikan perasaan benar dan salah seperti itu kepada kita.

Demikian pula orang-orang di seluruh dunia, tanpa memandang budaya, selalu memiliki sistim penyembahan. Obyek penyembahan itu sendiri mungkin berbeda, namun perasaan adanya “kuasa yang lebih tinggi” adalah merupakan bagian yang tak dapat disangkal dalam diri manusia. Kecenderungan kita untuk menyembah adalah sesuai dengan fakta bahwa Tuhan menciptakan kita “dalam gambarNya” (Kejadian 1:27).

Tuhan juga telah mengungkapkan diriNya kepada kita melalui FirmanNya, Alkitab. Dalam Alkitab, keberadaan Allah dipelakukan sebagai fakta yang sudah jelas (Kejadian 1:1; Keluaran 3:14). Ketika Benjamin Franklin menuliskan Autobiography-nya, dia tidak menghabiskan waktu untuk membuktikan bahwa dia ada. Demikian pula Tuhan tidak menghabiskan waktu untuk membuktikan keberadaanNya dalam kitab yang ditulisNya. pribadiAlkitab yang mampu mengubah hidup, integritasnya, dan mujizat penulisannya seharusnya cukup untuk membuat kita menaruh perhatian pada Alkitab.

Cara ketiga Tuhan menyatakan dirinya adalah melalui anakNya, Yesus Kristus (Yohanes 14:6-11). Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah… Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, (Yohanes 1:1, 14). Di dalam Yesus Kristus, berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan keAllahan” (Kolose 2:9).

Dalam kehidupan Yesus yang luarbiasa, Dia memelihara seluruh hukum Perjanjian Lama dengan sempurna dan menggenapkan nubuat-nubuat mengenai Mesias (Matius 5:17). Dia melakukan begitu banyak karya yang menyatakan belas kasihannya, Dia mengerjakan mujizat-mujizat di depan umum yang mengesahkan berita yang disampaikannya dan membuktikan keillahianNya (Yohanes 21:24-25). Kemudian, tiga hari setelah penyalibanNya, Dia bangkit dari orang mati, sebuah fakta yang diteguhkan oleh ratusan saksi-saksi mata (1 Korintus 15:6). Catatan sejarah dipenuhi dengan “bukti” mengenai siapakah Yesus itu. Sebagaimana yang dikatakan oleh Rasul Paulus, “Perkara ini tidak terjadi di tempat yang terpencil” (Kisah 26:26).

Kita sadar bahwa selalu ada orang yang sulit percaya, orang-orang yang punya ide sendiri mengenai Tuhan dan menafsirkan bukti-bukti dengan semaunya. Dan akan ada pula sebagian orang yang bukti sebanyak apapun tidak akan dapat meyakinkan mereka (Mazmur 14:1). Pada akhirnya semuanya adalah iman (Ibrani 11:6).

read more “Apakah Tuhan betul-betul ada? Bagaimana saya tahu bahwa Tuhan itu betul ada?”

FirmanNya Yang Mulia

Jangan takut berpegang pada kebenaran. Juga kebenaran gak perlu dibela. Bila tiba waktunya, akan terungkap dengan sendirinya.

Berbahagialah orang yg tau akan kebenaran dan memegangnya erat2. Karena DIA yang sumber Kebenaran yang akan membela.

DIA sanggup bekerja di dlm hidup kita orang2 percaya hari lepas hari untuk membuktikan Siapakah DIA sesungguhnya. Bukan dengan tanda2 alam, tapi dengan pengalaman pribadi yg kita alami langsung dengan DIA meski belum saatnya kita melihat DIA dengan kemuliaan-Nya.

Tapi DIA gak pernah berhenti mengawasi kita, menjaga kita, merawat kita, menaungi kita bukan di seumur hidup kita, tapi sampai selama-lamanya.

Keep stand up for Him. Keep on fire in Him. He never fails u.. He loves u morethan yourself..

Janji-Nya sangat terpercaya, kekal sampai selama-lamanya.

Inilah ucapan DIA yg paling dahsyat:

"Langit dan bumi akan berlalu. Tetapi Firman-Ku tetap sampai selama-lamanya..."

"Barangsiapa yang percaya kepada-Ku dia akan hidup..." "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.."

"Bukan orang sehat yang membutuhkan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk orang benar, melainkan orang berdosa supaya mereka bertobat.."

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.."

"Ketahuilah, Aku menyertaimu senantiasa sampai akhir jaman."

read more “FirmanNya Yang Mulia”

Dia selalu mengawasi

Sesungguhnya mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya (Mazmur 33 : 18)

Marcie (nama samaran) sudah putus dengan pacarnya, dan sekarang bekas pacarnya itu terus mengganggunya. Ia mengikuti Marcie, mengawasi dan mengintimidasinya dengan cara-cara halus. Marcie selalu menghindar sebisanya.

Tapi pada suatu saat ada kesempatan dimana Marcie tidak dapat menghindar dari mantannya, yaitu pada pertandingan football. Saat itu Marcie menjadi pemandu sorak Disudut itu ia selalu mengawasi Marcie. Ibu dan ayah tiri Marcie duduk dibarisan penonton dan mereka menyadari bahwa anaknya sangat ketakutan.

Pada saat istirahat, Marcie bergegas menuju tempat duduk orang tuanya. Dengan tatapan panik, ia berkata “Apakah ayah melihat ia disana?” “Ya, Ayah melihatnya,” Jawab sang ayah. “Ayah memperhatikan dan tidak pernah melepaskan pandangan darimu.” Mendengar hal ini, dia lega karena tahu ayah tirinya mengerti apa yang dialaminya. Akhirnya dengan tenang Marcie kembali bergabung dengan teman-teman pemandu sorak lainnya.

Salah satu sukacita menjadi orang beriman kepada Yesus Kristus adalah kita tahu bahwa Bapa senantiasa mengawasi kita dari Surga. Janji Allah seperti yang dikatakan Daud dalam Mazmur pada bacaan hari ini, berlaku bagi kita dimana pun. Apapun yang menghadang kita, “mata tuhan” akan terarah kepada kita dan telinga-Nya tertuju “kepada teriak [kita] minta tolong” (Mazmur 34 : 16).

Allah tidak pernah melepaskan pandangan-Nya dari kita.

read more “Dia selalu mengawasi”

ANGAN MENUTUP HATI

Bacaan: 1 Yohanes 3:11-18

“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau denagn lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (1 Yohanes 3:18)

Kalau saudara sungguh-sungguh orang Kristen, maka pasti tahu ajaran yang paling menonjol dalam Firman Tuhan. Firman Tuhan dengan tegas memberikan penjelasan bahwa menjadi orang Kristen itu tidak mudah, sebab kasih yang dituliskan dalam Firman Tuhan adalah kasih yang harus dibuktikan dengan tindakan yang nyata. Firman Tuhan dengan tegas mengatakan, “...jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna" (1 Kor. 13:1-2).

Kasih hanya bisa terungkap secara nyata apabila anda dapat mewujudkannya lewat perbuatan kepada orang-orang yang memerlukan bantuan, dengan memberikan pertolongan kepada mereka (Yak. 2:14-17).

Menolak membagi makanan, pakaian atau uang untuk menolong seseorang yang benar-benar
memerlukan bantuan, itu berarti anda sedang menutup hati terhadap kebutuhan sesama (Ul. 15:7-11), termasuk memberikan bantuan keuangan untuk pemberitaan Injil di manapun juga.
Suatu saat saya bertemu dengan seorang ibu yang cukup kaya. Ia bercerita tentang masa lalunya kepada kami. Ia bercerita, dulu ia memiliki rumah yang
mewah dengan beberapa mobil yang mewah pula. Setiap bulannya ia bisa menerima uang berjuta-juta rupiah, tetapi sayang hatinya begitu dingin dan tertutup terhadap kebutuhan sesamanya. Setiap kali pendetanya menawarkan kesempatan untuk menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongan, hatinya selalu tertutup rapat sampai suatu saat Tuhan sendiri membuka hati yang ditutup rapat itu.

Semua miliknya habis dalam sekejap. Usahanya bangkrut, uang simpanannya habis, mobil mewah harus dijual demi melunasi hutang dan lain-lain. Praktis semua miliknya ludes, sampai akhirnya ia harus menumpang di rumah saudaranya. Sejak peristiwa itu, ibu ini mulai berubah. Semangat hidupnya bangkit kembali untuk melakukan sesuatu bagi orang lain. Setiap hari ia mulai berdoa agar Tuhan memulihkan hidupnya demi orang lain. Tuhan kemudian memulihkan usahanya, apa yang pernah dimilikinya Tuhan kembalikan dan hal
yang luar biasa,hatinya terbuka untuk menolong sesamanya. Kasih kepada Tuhan makin bertambah dan kasih itu yang menumbuhkan kasih kepada sesamanyasampai saat ini. (Pdt. Ferry Hin)

Doa: Ya Tuhan, ajar kami untuk selalu memiliki hati yang mengasihi. Amin!
KASIH SEJATI SELALU MAU MENGULURKAN TANGAN UNTUK SESAMANYA, TANPA MEMANDANG BULU

read more “ANGAN MENUTUP HATI”

Bibir Seorang Kristen

Suatu masa hiduplah seekor singa yang liar dan buas. Setiap kali bertemu makhluk hidup lain dan terutama manusia pasti saja akan diterkam dan dilahap habis. Tulang-tulang yang keras sekalipun pasti akan remuk dan tak pernah tersisa oleh taringnya yang runcing.
Suatu saat, ketika tahu bahwa orang kristen adalah orang-orang baik, maka berkatalah ia kepada teman-teman SINGA yang lain: 'Aku telah mendengar seruan di padang gurun, dan saya ingin bertobat. Saya pasti tak akan menggangu orang-orang kristen lagi. Saya akan membiarkan mereka tetap hidup, dan tak akan lagi menjadikan mereka santapan pemuas isi
perutku.'

Namun setelah lewat beberapa hari, seorang kristen lewat. Singa liar dan buas itu sekali lagi melahap orang itu. Seluruh bagian tubuh orang tersebut dimakan habis tak tersisa, kecuali bibirnya. Ia lalu dicemoohi teman-temannya: 'Bukankah engkau ingin
bertobat dan berjanji tak akan menjadikan orang kristen sebagai santapan lezatmu?? Mengapa hari ini engkau justru sekali lagi membunuh seorang kristen?'
Singa buas itu menjawab: 'Saya memang sudah berjanji untuk tidak menerkam orang kristen. Namun orang yang telah kumakan itu telah kucium sebelum diterkam. Ternyata sama sekali tak tercium aroma kekristenan, kecuali bibirnya saja. Karena itu bibirnya
sajalah yang tidak kumakan.'

Jadi.... siapakah anda??

read more “Bibir Seorang Kristen”

Pohon Kehidupan vs Pohon Pengetahuan

Tahukah kita bahwa Tuhan Allah Bapa kita begitu menyayangi kita sebagai umatnya?


"Apa yang tidak pernah dilihat atau didengar oleh manusia, dan tidak pernah pula timbul dalam pikiran manusia, itulah yang disediakan Allah untuk orang-orang yang mengasihi-Nya."
(1 Kor 2 : 9)

Sadarkah kita bahwa pohon kehidupan itu diciptakan dan disediakan terlebih dahulu bagi kita?

Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur, dan ditempatkan-Nya di situ manusia yang sudah dibentuk-Nya itu.(Kej 2 : 8)
TUHAN Allah menumbuhkan segala macam pohon yang indah, yang menghasilkan buah-buahan yang baik.
Di tengah-tengah taman tumbuhlah 1. pohon yang memberi hidup, dan 2. pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.(Kej 2 : 9)

Tetapi kecenderungan Adam dan Hawa ternyata memilih pohon pengetahuan karena bujukan si ular tua.

Tetapi bagi kita yang percaya dengan PutraNya Yang Tunggal dan berpegang teguh pada pengharapan , kita akan diberi makan dari pohon kehidupan.


"Akulah yang memberi hidup dan membangkitkan orang mati," kata Yesus kepada Marta. "Orang yang percaya kepada-Ku akan hidup, walaupun ia sudah mati.(Yoh 11 : 25)
Dan orang hidup yang percaya kepada-Ku, selama-lamanya tidak akan mati. Percayakah engkau akan hal itu?"(Yoh 11 : 26)

===

Barangsiapa dapat mendengar, hendaklah memperhatikan apa yang dikatakan oleh Roh Allah kepada jemaat-jemaat! Mereka yang menang, akan Kuizinkan makan buah dari pohon kehidupan yang tumbuh di Taman Allah."(2 : 7)

Masihkah kita menganggap Tuhan itu jahat?

read more “Pohon Kehidupan vs Pohon Pengetahuan”

Menyalibkan Manusia Lama

Bacaan: Roma 6:1-12

“Karena kita tahu bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar kita jangan menghambakan diri lagi kepada dosa” (Roma 6:6)

Sebagai orang percaya, kita harus terus mengadakan pembersihan dan pembenahan diri agar hidup lebih bersih dan lebih berarti. Pembenahan diri kita lakukan dengan cara :

1. Menyalibkan manusia lama. Kita harus menyalibkan manusia lama, karena manusia lama kita sudah usang dan menyulitkan kita serta membebani kehidupan yang telah diperbaharui oleh Kristus. Firman Tuhan memperingatkan kita agar jangan menaruh anggur baru dalam kantong yang lama.

2. Supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya. Ketika kita menanggalkan hidup lama dengan segala kedagingan maka kita akan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk, mengubahnya dengan aktivitas yang baru sesuai dengan firman Tuhan, yakni: suatu kegiatan rohani yang lebih memberi makna positif, bagi diri kita dan bagi sesama kita. Pakailah semua waktu kita dan seluruh anggota tubuh kita untuk pekerjaan yang mulia bagi Tuhan.

3. Jangan kita menghambakan diri lagi pada dosa. Perbuatan dosa menghabiskan waktu kita untuk hal-hal yang sia-sia. Perbuatan dosa menghabiskan berkat dari Tuhan untuk membiayai aktivitas dosa. Perbuatan dosa mengalihkan perhatian, sehingga perhatian pada keluarga dan pekerjaan jadi berkurang bahkan tidak ada lagi perhatian sama sekali. Jika kita masih diperhamba dosa, maka kita akan menjadi orang yang gagal dalam hidup ini.

Kadangkala secara tidak sadar kita sudah masuk dalam perangkap dosa, dan sekali saja kita masuk dalam perangkap dosa itu, akan sulit keluar. Namun, kalau kita bersungguh-sungguh untuk lepas dari dosa dan dengan kekuatan yang dari Allah, maka kita akan dapat keluar dari kungkungan dosa itu.

Nah, kalau ketiga hal tersebut benar-benar kita lakukan di dalam kehidupan rohani kita, maka diri kita akan bersih dari segala hal-hal yang membuat kehidupan rohani terhambat. Jika diri kita bersih dari segala hal-hal yang tidak berkenan kepada-Nya, maka Roh Allah (Roh Kudus) tinggal di dalam hidup kita, dan akan memimpin setiap langkah kita. (fl)

Doa: Banyak hal kedagingan yang masih melekat dalam kehidupan kami Bapa, untuk itu ampuni kami dan beri kekuatan agar dapat bangkit dan maju. Amin!
SERINGKALI ORANG PERCAYA TAKUT AKAN KEHILANGAN DUNIA PADAHAL BAPA DI SORGA MENYEDIAKAN YANG LEBIH BAIK

read more “Menyalibkan Manusia Lama”

Siapakah YESUS KRISTUS Sesungguhnya?

Kira-kira 2000 tahun yang lalu, lahir Seorang bernama YESUS KRISTUS, yg sampai detik ini, Sosok-Nya selalu pro dan kontra di mata dunia.

Siapakah Dia sesungguhnya?

Berdasarkan tertulis dalam Injil Yohannes yang ditulis kira-kira 2000 tahun yang lalu:

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

read more “Siapakah YESUS KRISTUS Sesungguhnya?”

KERAJAAN-KU BUKAN DARI DUNIA INI

“Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.” (Yohanes 18:36)

Menarik sekali cerita film ‘The Robe’ yang baru dilihat kembali dalam bentuk DVD, soalnya film yang pernah dilihat 50 tahun silam itu tetap bahkan lebih memukau dan menanamkan kesan dari pada ketika dirasakan oleh seorang penonton remaja setengah abad silam.

Film ini bercerita tentang seorang tribun bernama Marcellus Galio yang didasarkan novel Lloyd C. Douglas, yang sekalipun hanya sebuah novel, namun isinya menggambarkan dengan tepat suasana kehidupan iman orang-orang percaya dizaman kaisar Tiberias dan Caligula yang sangat berbeda dengan semangat pesta pora kerajaan Romawi zaman itu.

Marcellus Galio dalam film ini digambarkan sebagai tribun yang bertugas dalam penyaliban Yesus, namun kemudian pribadi Yesus mengubah hidupnya sehingga ia rela menjadi bagian dari Kerajaan Allah dan rela membayar harganya dengan menjalani kehidupan yang menjauhi kekuasaan dan kemewahan imperium Romawi dan bahkan rela membayarnya dengan nyawanya.

Pada pengadilan Caligula dipenghujung hidupnya, Marcellus mengaku sebagai pengikut Yesus, Anak Allah, Sang Raja dan menyatakan mengenai Kerajaan Allah, bahwa: “His kingdom is not of this world. He seeks not earthly throne. He reigns over the hearts & minds of men in the name of justice and charity.”

Kita mengenal dari sejarah bahwa kerajaan Romawi kemudian runtuh dan kota Roma menjadi markas Gereja Katolik, namun kemudian pengaruh kerajaan dunia begitu kuat sehingga dizaman kaisar Konstantin terjadi sekularisasi Gereja dan gereja menyamakan dirinya dengan kerajaan dunia. Reformasi ingin mengembalikan suasana gereja yang cenderung mengikuti ukuran dunia itu kembali mengikuti ukuran kerajaan Allah yang diberitakan dalam Alkitab.

Masakini kelihatan bahwa banyak umat kristen reformasi kemudian kembali menjadikan gereja bagai kerajaan dunia yang dekat dengan para penguasa, dan penuh dengan sukses manusia dan kemewahannya. Kalau majalah Time pernah mengulas semangat penduniawian gereja-gereja evangelical di Amerika Serikat, pengaruh itu masa kini sudah terlihat sangat jelas juga di Indonesia.

Sejak pengaruh Ajaran Kemakmuran / Teologi Sukses diakhir tahun 1980-an, pada tahun 1990-an dan disambung tahun 2000-an, banyak gereja tergiur dan lebih memilih Mamon daripada Allah. Sekarang banyak gereja-gereja dibangun mewah sesuai ukuran dunia dan mengadakan seminar-seminar motivasi yang mendorong umat kristen agar ‘mempunyai kehidupan yang bermakna’, ‘kaya’, dan ‘reach your maximum potential’ yang bukan saja dilakukan oleh pendeta seperti John Avanzini, John Maxwell, tetapi mengundang motivator dari kalangan penganut New Age.

Aset-aset gereja yang dahulu dibeli dengan doa dan persembahan umat sekarang begitu mudahnya diperjual-belikan dan digadaikan menjadi supermal. Semangat Injil yang mendorong banyak misionari berkorban dan melayani umat di seberang lautan dalam iman dan pendidikan, sekarang banyak dikotori dengan pelayanan pendidikan kristen yang komersial sifatnya , ‘mencari untung’ bagi kantong sendiri !

Namun, di balik semua itu masih ada benih-benih kehidupan dimana banyak gereja mulai menyadari untuk mencari jawab firman Tuhan atas kehidupan didunia ini dan mengadakan pengajaran-pengajaran dan seminar-seminar penyadaran yang dengan semangat untuk menggembosi potensi diri manusia narcistik itu, kehidupan yang dilandasi kebenaran, keadilan, kesetiaan dan kasih seperti yang dengan tepat dikumandangkan dalam film ‘The Robe’ yang menarik itu.

Umat kristen dipanggil agar tidak jatuh ke dalam pencobaan Iblis yang menawarkan ‘kerajaan dunia dan kemewahannya’ (Matius 4:8) dan mengikuti jalan dunia ini melainkan mengikuti jalan Tuhan (Matius 7:13-14) yang dengan gamblang dinyatakan dalam Alkitab. Karena:

“Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” (Matius 6:24).

“ jadilah Jemaat yang kuat dan Alkitabiah ! “

Amin!

read more “KERAJAAN-KU BUKAN DARI DUNIA INI”

Amanat Agung

Dalam Gereja , kita selalu didengungkan hal-hal mengenai amanat agung , semua pengajaran , kotbah dan segala sesuatunya selalu ada muatan mengenai amanat agung karena memang sudah mendarah daging dalam gereja kita dan juga sudah menjadi “way of life” bagi semua yang terlibat dalam gereja.

Pernahkah saudara merenungkannya dan memperluas cakrawala amanat agung ini ? ketika engkau merenungkannya dan membiarkan Roh Kudus bekerja – tentulah akan banyak inspirasi baru yang akan semakin menguatkan dan meneguhkan kita atas panggilan mulia-Ny .

Visi amanat agung bukan hanya untuk ‘dihafalkan’- ‘jargon’ atau sekedar sebuah ‘prosedur’ untuk bisa menjadi anggota gereja , jikalau hanya demikian maka amanat agung hanya akan menjadi sebuah ‘benda mati’ dan bagian daripada legalisme yang sama sekali tidak bermanfaat – karena hanya akan mencetak ‘Farisi modern’ , penting sekali untuk direnungkan dan terus dikembangkan oleh para gembala karena ini menyangkut sesuatu yang “ hidup dan dinamis” yang akan membentuk kita menjadi jemaat yang hidup dan dinamis artinya adalah jemaat yang “ kuat dan Alkitabiah “ yang dapat bergerak selaras mengikuti tuntutan Tuhan dan melaksanakan semua perintah Tuhan .

Melaksanakan amanat agung sama dengan memashurkan Injil Kabar Keselamatan dari Tuhan , dan itu tidak hanya sekedar dengan ‘kata-kata’ namun lebih ditekankan pada perilaku diri yang sesuai dengan tuntutan firman Tuhan , kesaksian hidup dan disiplin pribadi sangat menentukan apakah seseorang layak disebut sebagai seorang yang melaksanakan amanat agung Tuhan .

Kita harus terus memberitakan amanat agung ini , agar semua orang yang terpanggil bisa bergabung ikut serta dalam barisan tentara Tuhan untuk menggenapi perintah-Nya.

Setelah Tuhan Yesus bangkit dari kematian dan sebelum Ia naik ke surga, berulang kali Ia menegaskan amanat agung kepada para murid-Nya . ( ingat : “murid” ! ) .

Penekanannya pada : berita amanat agung itu, ruang lingkup amanat agung dan cara yang dipakai untuk melaksanakan amanat agung itu .

1). Berita amanat agung .

Pengampunan dosa dan keselamatan Tuhan ( Lukas 24 : 46 – 48.)

Lukas 24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

24:48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

Yang membawa orang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juru Selamat ( bukan menjadikan pendengar hanya percaya pada si pembicara atau ‘memuja’ sang pembicara atau bahkan ‘menguasai’ pendengar untuk mengangkat popularitas diri atau golongan ! ) , dan mengenai Dia sebagai Anak Allah ( sifat ke-Ilahian ) , ia adalah Firman yang telah menjadi manusia ( Anak manusia = sifat kemanusiaan-Nya yang melaksanakan kehendak Allah dan tidak berdosa ), percaya bahwa yang percaya akan Dia akan beroleh kehidupan yang kekal oleh karena nama-Nya . ( Yoh. 1: 14; 20:31. )

Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yohanes 20:31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

2). Ruang lingkup amanat agung .

Segenap bangsa dan Negara ( Mat. 28: 19 ; Mark. 16:15 )

Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Markus 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Mulai dari Yerusalem hingga ujung bumi . ( Luk. 24: 47; Kis. 1:8 )

Lukas 24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Jadi, ruang lingkupnya mencakup tiap bangsa , tiap Negara dan di berbagai tempat . ( Wah.5:9 ; 7:9’ 14:6. )

Wahyu 5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

Wahyu 7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.

Wahyu 14:6 Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,

3). Cara pelaksanaan amanat agung .

Jika gereja ingin dengan setia melaksanakan amanat agung Tuhan , hendaklah mengingat dengan baik berita amanat agung itu dan tidak menambahi atau mengurangi inti beritanya; bahkan dengan sempurna memberitakannya kepada seluruh umat di dunia , mengutamakan prinsip-prinsip baku Alkitabiah dan menerapkan metoda yang tepat serta fleksibel.

Tidak melaksanakan atas dasar kesukaan pribadi atau maksud-maksud untuk mencari keuntungan baik materiil ( uang , harta ) atau immaterial ( nama baik , jabatan dll. ) juga hanya atas dasar kesukaan pribadi atau semau-maunya sendiri yang nantinya dengan ‘sesuka hati bisa meninggalkan begitu saja’ apa yang sudah dipercayakan oleh Tuhan – ‘melarikan diri’ dari tanggung jawab adalah bukan seorang hamba yang setia dan terpuji .- kelak harus bertanggung jawab di hadapan Tuhan !

Kita harus dapat melayani secara maksimal serta tidak bergantung pada respons para pendengar – terus menabur apapun kondisinya .

Anugerah keselamatan Kristus adalah kebutuhan setiap umat manusia. Karena berita ini adalah berita yang “harus” disampaikan kepada segenap bangsa. Tugas dan tanggung jawab ini adalah pekerjaan besar dan mulia ! karena kita sedang merubah ‘destiny’ seseorang yakni dari seorang ‘calon’ penghuni neraka dan dibinasakan menjadikan dia seorang calon penghubi surga yang kekal – sebuah pekerjaan yang begitu luhur dan mulia yang tidak bisa dikerjakan dengan semau-maunya bila ingin berhasil atau ingin menghindari “murka” Allah atas ke tidak setiaan para hamba .

Hamba yang setia pasti meraih “reward” luar biasa dari Tuhan suatu waktu nanti .

Kita melaksanakan amanat agung dengan memberitakan Injil keselamatan melalui jalan memuridkan , menggembalakan jiwa-jiwa pilihan Tuhan ini dengan baik dan bertanggung jawab – untuk itu , hendaklah setiap pemimpin dan hamba-hamba Tuhan harus belajar mengerti sungguh terlebih dahulu dan melaksanakan segala sesuatu di dalam kehidupan pribadi sehingga kelak bisa mengajar dengan baik selain dengan kata-kata juga yang lebih penting dari teladan kehidupan pribadi . “ bukan sekedar kata-kata ! “ . ini adalah pekerjaan besar . “ Selamat melaksanakan amanat agung Tuhan ! “

read more “Amanat Agung”

Lukas 19: 11-27 - Tiga Alasan

Di dalam gereja , saya melihat begitu banyak Saudara yang memiliki potensi – talenta yang luar biasa , namun hanya menjadi ‘biasa-biasa saja’ dan tidak bisa memanfaatkan semua talenta yang Tuhan telah percayakan dengan optimal.

Begitu menyedihkan ! saat saya membaca firman Tuhan dari Lukas 19: 11-27 , kita temukan betapa tragisnya nasib seseorang yang gagal memanfaatkan potensi yang ada di dalam hidupnya .

Apakah kita termasuk orang yang demikian ? yang tidak mengembangkan dan gagal memanfaatkan potensi atau talenta yang ada ? Apa yang membuat hal itu terjadi ?

Alasan pertama, kita menyangkal potensi di dalam diri kita sendiri.
Sebenarnya Tuhan telah mempercayakan suatu talenta atau potensi khusus yang luar biasa , hanya saja kita selalu menyangkalnya dan berkata bahwa kita tidak bisa berbuat apa-apa . kita berkata kepada diri sendiri bahwa kita tidak mampu , lebih parah lagi , kita meyakinkan orang lain bahwa kita adalah orang yang tidak bisa berbuat apa-apa.

Alasan kedua, perasaan takut gagal.

Barangkali kita merasa ada suatu potensi khusus dalam diri kita , hanya saja kita tidak pernah mencoba untuk menggali dan mengembangkannya hanya karena kita takut gagal. Kita tidak pernah menyadari bahwa tidak berani mencoba , memilih aman dan tidak berbuat apa-apa sama sekali justru kegagalan terbesar. Lebih baik mencoba dan gagal daripada tidak mencobanya sama sekali .

Alasan ketiga, penundaan yang berkelanjutan.

Kita memanfaatkan talenta kita, tapi entah kapan . jangan pernah menganggap remeh penundaan ini , karena jika kita terus menundanya ada waktunya kita kehilangan kesempatan untuk bisa memanfaatkan talenta yang kita punya . waktu terbaik yang kita miliki adalah SEKARANG , bukan besok , bukan nanti.

Penundaan adalah cara yang paling halus untuk mematikan potensi dan talenta di dalam diri kita. Kita tidak pernah menyadarinya , hingga suatu saat kita menyadari bahwa kesempatan untuk memanfaatkan talenta itu sudah berlalu . Jika ingin menjadi orang yang sukses baik di pekerjaan , study maupun dalam hidup pelayanan , jangan pernah mengabaikan potensi dan talenta yang ada di dalam diri kita .

Temukanlah talentamu dan terus kembangkan untuk kemuliaan nama Tuhan ! karena kelak engkau harus mempertanggung jawabkannya ! gereja Tuhan menantikanmu dan gereja adalah tempat yang terbuka bagi umat Tuhan dalam mengembangkan talenta masing-masing … maju terus ! optimalkan potensimu untuk Kerajaan Tuhan karena itulah investasi sejati bagi masa depan penuh pengharapan ! – masa depan dimulai dari detik ini !

read more “Lukas 19: 11-27 - Tiga Alasan”

Pengharapan

Amsal

10:28 Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia.

11:23 Keinginan orang benar mendatangkan bahagia semata-mata, harapan orang fasik mendatangkan murka.

---------------------------------------

Ketika seorang petani mengolah tanah , menaburkan benih , memberi pupuk , membuat system pengairan yang baik , menjaga ladangnya dari gangguan hama dan merawatnya dengan intensif dan disiplin, mengapa ? karena petani tersebut memiliki sebuah pengharapan bahwa apa yang dilakukannya akan menghasilkan panenan besar .

Tidak ada petani yang tidak mengharapkan hasil atas jerih payahnya , semua dilakukan untuk sebuah pengharapan.

Belajar dari illustrasi diatas , kitapun juga harus memiliki pengharapan di dalam kehidupan ini .

Seperti apakah Pengharapan yang benar itu ? Seperti apakah pengharapan yang menghasilkan sukacita ?

Satu, Pengharapan harus memiliki dasar .

Mengapa petani mengharapkan hasil panen ? Karena petani tersebut sudah menanam benih dan percaya bahwa benih itu bisa menghasilkan banyak panen .

Demikian pengharapan kita harus memiliki dasar dan bukan berdasarkan ‘untung-untungan’ !

Jika Saudara saat ini di gereja Tuhan ini menaburkan benih yang baik dengan motif yang benar dan hati yang tulus , mengerti benar apa arti tujuan menabur di ladang Tuhan ini – maka pastikan engkau akan menuai sesuatu yang baik kelak – Tuhan tidak mau berhutang pada orang yang setia dan tulus !

Namun , jika engkau saat ini menabur ‘sembarangan’ benih yakni motif yang tidak benar ( mencari popularitas pribadi , kekuasaan , materi untuk sekedar memuaskan ‘daging’ )

Maka pastikan engkau akan menuai ‘sesuatu’ yang pasti akan sangat mengecewakan kelak , karena Tuhan tidak mau ‘dipermainkan’ !

Dua, Pengharapan harus disertai dengan tindakan nyata.

Petani mengharapkan panen yang baik , maka dia mengolah tanahnya dengan benar sesuai dengan pelajaran yang telah dipelajarinya . ia bekerja keras mengolah tanah dengan benar ; tanah di cangkul hingga gembur , di airi dengan benar dan diberi pupuk yang tepat dan disemprot dengan obat anti hama dll.

Petani tersebut sungguh mengerti bahwa dia harus bekerja keras dan cerdas terlebih dulu untuk mencapai hasil yang diharapkan – tidak cukup hanya dengan ‘berteori’ atau ‘omong doang’ alias NATO ! itu hanyalah pekerjaan ‘pe-mimpi ‘ ( bukan pemimpin ! ) . – orang demikian hanyalah menipu dirinya sendiri dan juga sekaligus menipu orang lain ! . “ orang malas tidak berhak atas keberhasilan ! “

Tiga, Pengharapan harus realistis.

Memang Tuhan bisa melakukan banyak cara yang penuh dengan keajaiban , namun hal tersebut hanya bersifat “insidentil “ . Itu sebabnya seorang petani tidak mungkin mengharapkan bahwa minggu depan ia bisa segera memanen hasil sementara benihnya baru ditanam hari ini ! .

Atau mengharapkan hasil 1 ton sementara dia hanya menabur benih yang sangat sedikit ! , dia harus mau bayar harga .

Tanpa kewajaran . pengharapan hanyalah akan berujung kepada kekecewaaan , Salomo mengingatkan bahwa kita harus memiliki pengharapan dan sabar mengerjakannya dan menantikan dengan tetap tekun . Amin .

read more “Pengharapan”

Saat Kita Berdoa | Yakobus 5 : 13 – 18

( Yakobus 5 : 13 – 18.)

Yakobus

5:13 Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!

5:14 Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.

5:15 Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

5:17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.

5:18 Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.

Iblis tersenyum ketika kita membuat rencana.
Ia tertawa ketika kita menjadi terlalu sibuk.
Namun, ia gemetar ketika kita berdoa.
- Corrie Ten Boom

Doa adalah kunci meraih sukses !

Meski terdengar sangat klise , tapi sesungguhnya doa adalah kekuatan kita sebagai orang percaya untk meraih keberhasilan .
Menetapkan tujuan membuat sasaran yang jelas , perencanaan yang matang , strategi yang cerdik , sikap kerja yang bagus adalah hal yang penting untuk kita bisa meraih kesuksesan .
Namun , jangan pernah lupa – bahwa semuanya itu belumlah cukup –kalau kita belum menghadirkan Tuhan dalam pekerjaan kita.
Itu sebabnya sertakanlah Tuhan dalam pekerjaan kita melalui doa, adalah hal yang sangat penting untuk kita lakukan .
Bagi beberapa orang , khususnya orang-orang yang sangat sibuk – doa seringkali dianggap sebagai pemborosan waktu.
Padahal waktu yang dihabiskan bersama dengan Tuhan tidaklah akan pernah hilang dan tidak pernah sia-sia .
Justru, kita mendapatkan banyak hal yang luar biasa ketika kita memberikan waktu berdoa kepada Tuhan.
Kita mendapatkan damai sejahtera yang mengatasi rasa takut kita .
mendapatkan kekuatan baru di saat kita lemah .
Memiliki pengharapan yang kuat di saat kita putus asa
Sukacita yang melampaui segala keadaan .
Dan, lebih lagi kita mendapatkan berkat Tuhan yang luar biasa.

1. Jangan pernah melewatkan hidup kita tanpa mengawalinya lebih dulu dengan doa.
2. Doa bukan hanya sekedar kata-kata yang dirangkai dengan indah saja .
Lebih dari itu , doa adalah kuasa .
3. Jika kita berdoa , maka turunlah kuasa atas hidup kita – kita tidak bisa melakukan perintah Tuhan untuk memenuhi amanat agung-Nya tanpa berkomunikasi dengan Dia – Sang Pemberi amanat dan kuasa !
4. Sebagaimana Elia memiliki pengalaman yang penuh dengan mukjizat melalui doa saat melaksanakan perintah Tuhan.
5. Demikian juga kehidupan kita , jika kita harus menjadikan doa sebagai gaya hidup .
6. Kita akan merasakan “ denyut jantung” Tuhan ! di dalam doa .
7. Kita akan merasakan betapa lembutnya Tuhan menyapa dan memulihkan kita .
8. Kita ingin melihat Tuhan menyatakan mukjizat-Nya atas kehidupan , pekerjaan – study kita ?
9. Awalilah harimu dengan doa ! Terus berdoa agar engkau lebih mengenali lagi Tuhan kita yang begitu baik dan lembut serta penuh kuasa ! . Amin.

read more “Saat Kita Berdoa | Yakobus 5 : 13 – 18”

Salah Komunikasi

Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya ! ( Amsal 15:23. )

Saudara pernah ke daerah Malioboro Jogja ? Pada suatu hari ada bule kehilangan sepeda motornya yang diparkir di depan sebuah toko di jalan Malioboro . Lalu ia bertanya pada Mamat – seseorang yang sedang duduk di perparkiran , apakah dia melihat seseorang membawa motornya .

Mamat : Yes, he use to table square-square . Worth he fast-fast go without any wet expire . ( maksudnya: Iya, dia pakai kemeja kotak-kotak . pantes dia cepat-cepat pergi tanpa basa-basi . ) . Lalu dengan ‘sok’ berwibawa si Mamat menasehati si bule tadi .

Mamat: Sir, different river , if park bicycle motor liver-liver , yes ? ( Tuan, lain kali kalau parker sepeda motor hati-hati ya ? )

Si bule tadi diam saja , karena ‘bingung’ tidak tahu apa yang dikatakan mamat , dan dia juga nggak tahu mesti ngomong apa .

Mamat: Ha… ha…. Basic bule ! ( ha…ha… Dasar bule ! )

Karena tambah bingung si bule memilih pergi saja , dan Mamat dengan ‘PD’-nya berkata: “ Breasttt………!” ( Dadaaaa…….! ) .

Rupanya keramahan dan niat baik si Mamat justru membuat bingung orang bule itu .

(p.s. Ini hanya sebuah lelucon , semoga menambbah hari Saudara semakin ceria )

Dari illustrasi diatas , kita bisa mengambil hikmah bahwa komunikasi yang hanya dari diri kita sendiri , tanpa melihat reaksi atau mempertimbangkan fihak lain – tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Karena itu kita harus tahu dengan siapa kita berbicara , bagaimana berbicara dengan orang yang sedang marah- sedang sedih – sedang memerlukan pertolongan atau penghiburan – berbicara dengan seseorang yang ‘bandel’ dan tidak pernah tahu bahwa dirinya bersalah dsb.. Supaya apa yang kita katakana mencapai sasaran dan tidak berdampak memperburuk keadaan .

Marilah kita belajar berkomunikasi dengan bijak – semua problem di bumi ini banyak dikarenakan komunikasi yang buruk . mintalah hikmat dari Tuhan supaya perkataan yang kita ucapkan itu bermanfaat baik bagi Kerajaan-Nya .

read more “Salah Komunikasi”

Perubahan 100%

“ Tak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua , karena jika demikian , kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.” – Matius 9 : 16.

Terlalu sering kita melihat orang-orang ‘Kristen’ beriman ‘ganda’ – mereka rajin ke gereja , ikut menyumbang semua kegiatan gereja , bahkan ada yang , aktif dalam kegiatan gereja . Namun disisi lain , mereka masih sering mendatangi ahli nujum , peramal , ahli hongsui dan ‘orang pintar’ , sms ramalan bintang – Koran dan media yang banyak memuat masalah peruntungan – nasib – jodoh dll. !

ketika sakit mereka minta di doakan oleh pendeta dan penatua serta datang dalam KKR kesembuhan namun juga disertai mendatangi pengobatan ‘alternatif’ yakni datang kepada ahli pengobatan ‘supranatural’ dari kekuatan yang ‘lain’ !

Jika kita benar-benar menyelidiki Alkitab , maka jelas sekali bahwa Tuhan tidak pernah mau ‘disandingkan’ dengan ilah-ilah yang lain ! Maukah saudara menjadi ‘nomor dua’ semisal saudara ditawari menjadi suami atau isteri ‘kedua’ atau yang ‘pertama’ namun ada yang ‘kedua’ ? tentu secara normal saudara akan berkata “tidak” – demikian juga Tuhan tentu Dia akan tidak senang . Maka , ketika seseorang menerima Tuhan sebagai juru selamat pribadinya , maka dia diangkat menjadi anak kesayangannya dan kita hanya memiliki satu kesetiaan pada Tuhan saja.

Firman Tuhan sangatlah jelas , bahwa kita diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Tuhan seperti ada yang tertulis di dalam Yoh. 1:12. “ Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya akan nama-Nya .” - oleh sebab itu , kita sering tidak mengerti bagaimana seorang anak yang sudah diberi kuasa sebagai anak Raja – masih saja mau diperbudak oleh kuasa-kuasa kegelapan ?

Mengenai status kita , firman Tuhan menyatakan dengan jelas : “ Tetapi kamulah bangsa yang terpilih , imamat yang rajani , bangsa yang kudus , umat kepunyaan Allah sendiri , supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib : kamu yang dahulu bukan umat Allah , tetapi yang sekarang menjadi umatNya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi sekarang telah beroleh belas kasihan .” ( 1 Pet. 2 : 9,10.)

Lewat renungan ini , saya mengingatkan saudara-saudara bahwa ‘kain’ yang baru yang saudara terima adalah pembaharuan iman dan budi saudara dalam Tuhan – jangan ditambalkan dalam baju ‘lama’ saudara , sikap perilaku lama saudara karena itu justru akan merobekkan baju lamamu dan akan mempermalukan engkau ! tidak ada gunanya menambal baju lama , lepas dan buanglah gantikan dengan baju baru yang sudah Tuhan sediakan – rubahlah cara hidup saudara 100% sesuai dengan firman Tuhan – bukankah Alkitab berkata; “ Jadi siapa yang ada di dalam Kristus; ia adalah ciptaan baru yang lama sudah berlalu , sesungguhnya yang baru sudah datang.” ( 2 Kor. 5: 17.) =- percayalah pada Tuhan dan sandarkan seluruh kehidupanmu ke dalam tangan berkat-Nya dan percayalah Dia akan memelihara engkau 100% , karena kelak kita akan kembali kepada Dia – Tuhan pencipta dan pemelihara semesta alam ini . Berubahlah mulia sekarang menjadi sebuah bejana yang bersih dan siap dituang dengan anggur yang baru yang menyegarkan ! Tuhan memberkati .

read more “Perubahan 100%”

Berdalih .. jalan menuju kegagalan : Pengkotbah 7 : 27-29.

Pengkotbah 7:29 Lihatlah, hanya ini yang kudapati: bahwa Allah telah menjadikan manusia yang jujur, tetapi mereka mencari banyak dalih.

George Washington Carver , seorang penemu dan sekaligus seorang ahli kimia kulit hitam yang sukses pernah berkata : “ 99% dari semua kegagalan berada dari kebiasaan orang-orang yang punya kebiasaan berdalih.” Pernyataan tersebut benar adanya , bahwa orang yang memiliki kebiasaan berdalih akan selalu membuat alibi agar banyak orang memaklumi kegagalannya . orang-orang tersebut menjelaskan mengapa mereka belum berhasil, mengapa mereka tidak berhasil , mengapa mereka ‘tidak mungkin’ berhasil dan mengapa mereka bukan orang yang berhasil .

Jika kita mempelajari tentang orang-orang yang sukses, kita tidak pernah menemukan satu atau lebih dalih besar mereka untuk bersembunyi di belakangnya.

Franklin D. Roosevelt dapat saja bersembunyi di balik kelumpuhannya. Trumann dapat berdalih bahwa dirinya bukanlah seorang yang memiliki pendidikan tinggi . Dwight Eisenhower bisa saja memakai dalih serangan jantung yang dideritanya. Namun, ketiga mantan presiden USA itu tidak pernah mengungkapkan hal-hal tersebut sebagai dalih – mereka menggunakan kelemahannya sebagai alibi agar orang-orang maklum kalau toh akhirnya mereka tidak berhasil .

Jika kita ingin sukses , janganlah suka berdalih pada saat mengalami kegagalan. Kalau kita membuat dalih maka kita tidak akan p[ernah belajar dari kegagalan itu dan justru akan semakin ‘terpuruk’ dengan membenarkan kegagalan itu !

Milikilah jiwa besar untuk mengakui kegagalan dan terus evaluasi penyebabnya dan memperbaiki diri senantiasa dan percayalah keberhasilan akan datang pada waktunya bila kita gigih memperjuangkannya dan terus berdoa !

Sebaiknya dalih-dalih seperti: kesehatan yang kurang baik , modal terbatas , pendidikan tidak cukup , akibat SARA minoritas , sangat muda , terlalu tua , nasib buruk , orang tua yang salah dll.. dll.. – jangan biasakan berdalih jika kita ingin maju !

read more “Berdalih .. jalan menuju kegagalan : Pengkotbah 7 : 27-29.”

Jangan sia-siakan waktu !

sebab di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang. ( 1 Korintus 16:9 )

Saudaraku, melaksanakan amanat agung adalah hal yang besar dan penting bagi rasul Paulus – demikian juga bagi kita , kita melihat banyak sekali contoh orang-orang pilihan Tuhan yang begitu serius di dalam melaksanakan amanat agung Tuhan , mereka bekerja begitu efisien dalam memanfaatkan waktu dan setiap kesempatan yang ada – apakah kita semua juga demikian ?

Berapa banyak diantara kita yang sudah bisa merasakan keadaan waktu yang sudah ‘sangat mendesak’ untuk memberitakan Injil Keselamatan ? ataukah mungkin masih menjadi orang Kristen ‘asal’ , yang penting hanya ke gereja saja dan aktif dengan ‘kegiatan-kegiatan’ yang menyukakan hati semata – serta sekedar ‘membunuh waktu’ ? atau bahkan lebih ‘bobrok’ lagi ke gereja hanya untuk mencari ‘keuntungan-keuntungan’ yang tidak semestinya seperti nama baik , keuntungan financial atau materi – dan sekedar menjadi ‘hamba upahan’ dalam gereja Tuhan ?

Setiap pagi hari saat mata kita terbuka , sesungguhnya kita sudah masuk ke dalam sebuah perjalanan waktu – yang tidak bisa dihentikan . Waktu akan berjalan tanpa memperdulikan apapun dan dia akan meninggalkan apapun dan siapapun yang tidak memanfaatkannya dengan baik .

Realitanya, bahwa sebenarnya kehidupan adalah sebuah garis lurus yang panjang , dan kita tidak bisa kembali untuk menghapus garis itu – apapun yang kita kerjakan kemarin dan hari ini , akan mewarnai dan menjadi bagian yang tidak dapat dihilangkan di dalam perjalanan kehidupan kita .

Kesempatan yang kita punyai hanyalah “ merubah hari depan “ ! – mewarnai hari depan dengan hal-hal yang benar dan baik .

Kesempatan adalah sebuah harta yang tidak ternilai . Seorang ahli biologi Inggris yang hidup di abad ke XIX pernah mengucapkan : “ A man who dares to waste one hour of time has not discovered the value of life “ ( seseorang yang berani menyia-nyiakan waktu satu jam saja , belumlah menemukan nilai hidup ) .

Kalau satu jam saja bisa meniadakan sebuah nilai kehidupan , bagaimana dengan orang yang sudah menyia-nyiakan waktu berhari-hari , berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun ?

Berkaitan dengan hal diatas , Benyamin Franklin berkata : “ Jangan menghamburkan waktu , karena dari bahan itulah kehidupan dibuat ! “ .

Menghamburkan waktu , berarti menyia-nyiakan kesempatan, menyia-nyiakan kesempatan adalah ,menyia-nyiakan kehidupan itu sendiri !

Keputusan kita hari ini akan menentukan kehidupan kita esok hari. Dan keberadaan kita hari ini adalah hasil keputusan-keputusan kita di hari kemarin.

Sesungguhnya, terlalu sering kita ‘menyesal’ di kemudian hari sesudah segala sesuatunya terjadi . Itulah sebabnya , adalah baik jika kita tetap bersandar pada kebenaran firman Tuhan dan terus hidup dalam kehidupan yang melakukan segala perintah Tuhan .

Jika kita terus belajar menjadikan firman Tuhan sebagai petunjuk hidup – maka itu adalah keputusan kita yang tepat karena kita pasti akan melakukan dan mengisi kehidupan ini hal-hal yang sesuai dengan kehendak Tuhan .

Dengan hidup sesuai kehendak Tuhan maka kita akan belajar peka terhadap setiap kesempatan yang Tuhan berikan dalam hidup kita untuk menjadi “ hamba yang baik “ sehingga kelak kemudian hari kita tidak akan kecewa melihat ‘tuaian’ apa yang akan kita dapatkan , hargailah waktu dan tangkap semua kesempatan untuk memberitakan Injil Kabar baik dan membawa jiwa pada Tuhan serta mendirikan bagi-Nya gereja-gereja-Nya yang kuat dan Alkitabiah .

Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa , melainkan untuk makanan yang dapat bertahan sampai kepada hidup yang kekal , yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dia-lah yang disahkan oleh Bapa, Allah , dengan meterai-Nya.” ( Yohanes 6: 27 .)
Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya .
Sebab kamu memerlukan ketekunan , supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah , kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

Sebab sedikit , bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia akan datang , sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. ( Ibrani 10: 35-37. )

read more “Jangan sia-siakan waktu !”

Bersyukurlah Atas Pintu-Pintu yang Tertutup

Belajarlah untuk memuji Tuhan sebanyak mungkin ketika sebuah pintu tertutup bagi kita, sama seperti ketika sebuah pintu dibukakan bagi kita. Alasan Allah menutup pintu-pintu adalah karena DIA tidak menyediakan sesuatu bagi kita di balik pintu itu.

Jika DIA tidak menutup pintu yang salah, kita tidak pernah menemukan pintu yang benar, Allah mengarahkan jalan kita melalui pintu-pintu yang tertutup dan terbuka. Ketika satu pintu ditutup, kita akan terdorong untuk mengubah rencana kita.

Pintu yang tertutup lainnya akan memaksa kita untuk mengubah rencana lagi.
Hingga akhirnya kita menemukan pintu yang terbuka dan kita melangkah menuju berkat-berkat bagi kita.

Allah mengarahkan jalan-jalan kita melalui pintu-pintu yang terbuka dan tertutup, namun biasanya bukannya memuji DIA karena pintu yang tertutup ( yang justru menghindarkan kita dari masalah ) kita sering kali menjadi marah karena kita " menilai atas apa yang tampak saja".

Kita selalu medapat pertolongan segera pada saat diperlukan. Karena DIA berjalan di atas kepala kita, DIA dapat melihat masalah yang ada di sepanjang jalan yang akan kita lalui, lalu DIA membangun penghambat jalan di sana atau bahkan membuat jalan berkelok. Namun karena kebodohan kita, kita mencoba menghancurkan penghambat jalan atau menyingkirkan tanda melalui jalan berkelok.

Kemudian, pada saat kita menghadapi masalah, kita mulai menangis "Tuhan, mengapa Engkau melakukan hal ini padaku ?" Kita harusnya menyadari bahwa pintu yang tertutup dapat merupakan suatu berkat. Tidakkah dikatakanNYA bahwa tidak ada kebaikan yang akan disembunyikan dari orang yang mencintaiNYA ?

Jika engkau di-PHK dari pekerjaanmu
- pujilah Tuhan karena kesempatan
- kesempatan baru yang akan muncul
- bisa saja suatu pekerjaan baru atau sekolah lagi.

Jika seorang pria atau wanita tidak menyambut hatimu
- mungkin bukan karena mereka sendiri, tapi mungkin Tuhan
yang mengatur sebuah penghambat jalan ( relakanlah ).

Kita kadang-kadang dapat merangkap diri kita dalam keraguan dan kekecewaan karena menilai apa yang tampak saja. Aku sungguh bergembira karena banyak kali Bapa Kita telah
menutup pintu-pintu bagiku hanya untuk membukakan pintu dalam tempat yang tak terduga.

Allah tidak akan selalu mengatakan dengan kata-kata :
"belok ke kiri, lalu ke kanan" .....kadang- kadang DIA hanya akan menutup pintu-pintu yang salah.

"FirmanMU adalah pelita bagi kakiku, dan terang bagi jalanku" Maz 119 : 105
"Langkah orang benar dipimpin oleh Tuhan; dan DIA akan menerangi jalannya" (Mazmur 37 : 23)
read more “Bersyukurlah Atas Pintu-Pintu yang Tertutup”